Minggu, 07 Juni 2020

35. Seri 40 Hadits: Makanan Yang Terjatuh Menjadi Makanan Syaithan

1309- عَنْ جَابِرٍ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَحْضُرُ أَحَدَكُمْ عِنْدَ كُلِّ شَيْءٍ مِنْ شَأْنِهِ حَتَّى يَحْضُرَهُ عِنْدَ طَعَامِهِ فَإِذَا سَقَطَتْ مِنْ أَحَدِكُمْ اللُّقْمَةُ فَلْيُمِطْ مَا كَانَ بِهَا مِنْ أَذًى ثُمَّ لِيَأْكُلْهَا وَلَا يَدَعْهَا لِلشَّيْطَانِ فَإِذَا فَرَغَ فَلْيَلْعَقْ أَصَابِعَهُ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي فِي أَيِّ طَعَامِهِ تَكُونُ الْبَرَكَةُ

Dari Jabir RA, dia berkata, "Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ' Sesungguhnya syaitansitu pasti akan datang kepada setiap individu dari kalian dalam semua keadaannya sampai ia datang ketika makan. Oleh karena itu, apabila ada satu suapan yang terjatuh dari salah seorang di antara kalian, maka hendaklah ia membuang kotoran yang melekat pada makanan itu dan kemudian memakannya serta jangan sekali-kali meninggalkannya untuk syaitan. Apabila selesai makan, maka hendaklah ia jilati jari-jarinya. Karena ia tidak tahu dimana letak berkah pada makanan itu.' {Muslim 6/114}

Takhrij Hadits:

  1. Ahmad dalam Musnadnya. Musnad Jabir Ibn Abdillah r.a.  Juz 22, hal 466. Hal 14629.
  2. Ibn Majah dalam Sunannya. Bab Al-luqmah Idza Saqathat. Juz 2, hal 1091. No 3278.
  3. Abu Daud dalam Sunannya. Bab Fii al-Luqmah Tasaqath. Juz 3, hal 365. No 3845.
  4. An-Nasai dalam Sunannya. Al’Illat fi al-La’qi. Juz 6, hal 271. No 6746.
  5. Ibn Hibban dalam Shahihnya. Dzikru al-Amri bi Aqli al-Luqmah Idza Saqathat Min yadai al-Akili Lialla Yatrukaha Li asy-Syaithan. Juz 12, hal 54. No 5249.
  6. Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kubra. Yunus Ibn ‘Ubaid ‘An al-Hasan ‘an Ma’qul. Juz 20, hal 200. No 450.
  7. Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra. Bab Rof’i al-Luqmah Idza Saqothot wa Inqoi al-Qosh’ah... Juz 7, hal 454. No 14617.

 

Derajat Hadits: Shahih.

 

Pesan-Pesan Hadits:

  1. Syaitan mengganggu setiap individu dalam semua kondisi.
  2. Dianjurkan untuk membersihkan memakan kembali makanan yang jatuh.
  3. Seorang manusia hendaknya selalu menjaga kebersihan makanan.
  4. Syaitan makan dari bekas makanan manusia.
  5. Disunnahkan untuk memakan habis semua makanan dan membersihkan sisanya dengan menjilati jari-jari karena ia tidak tahu dimana letak berkah pada makanan tersebut.


0 komentar:

Posting Komentar