3043- حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ
أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ
النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا نُودِيَ بِالصَّلَاةِ أَدْبَرَ
الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ فَإِذَا قُضِيَ أَقْبَلَ فَإِذَا ثُوِّبَ بِهَا
أَدْبَرَ فَإِذَا قُضِيَ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْإِنْسَانِ وَقَلْبِهِ
فَيَقُولُ اذْكُرْ كَذَا وَكَذَا حَتَّى لَا يَدْرِيَ أَثَلَاثًا صَلَّى أَمْ
أَرْبَعًا فَإِذَا لَمْ يَدْرِ ثَلَاثًا صَلَّى أَوْ أَرْبَعًا سَجَدَ سَجْدَتَيِ
السَّهْوِ
Telah bercerita kepada kami Muhammad bin Yusuf telah bercerita kepada kami Al Awza'iy dari Yahya bin Abi Katsir dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika panggilan shalat (adzan) dikumandangkan maka setan akan lari sambil mengeluarkan kentut agar tidak mendengar suara adzan tersebut. Apabila panggilan adzan telah selesai, maka setan kembali. Dan bila iqamat dikumandangkan setan kembali berlari dan jika iqamat telah selesai dikumandangkan dia kembali lagi untuk mengganggu seseorang diantara dirinya dan jiwanya seraya berkata; ingatlah ini dan itu. Hingga orang itu tidak menyadari apakah tiga atau empat raka'at shalat yang sudah dikerjakannya. Apabila dia tidak tahu tiga atau empat raka'at maka sujudlah dua kali sebagai sujud sahwi". (HR. Bukhari)
Takhrij Hadits:
- Malik dalam al-Muwatho. Bab Maa Jaa fi an-Nida ash-Shalat. Juz 1, hal 69. No 6.
- Ahmad dalam Musnadnya. Musnad Abi Hurairah. Juz 13, hal 486 .
No 8139.
- Ad-Darimi dalam Sunannya. Bab Syaithan Idza Sami’a an-Nida... Juz 2, hal 769. No 1240.
- Muslim dalam Shahihnya. Bab Fadhli al-Adzan wa Harabi asy-Syaithan ‘Inda Sama’ihi. Juz 1, hal 291. No 389.
- Ibn Majah dalam Sunannya. Bab Maa Jaa Fi Sajdatai As-Sahwi Qobla as-Salam. Juz 1, hal 284. No 1216.
- Abu Dawud dalam Sunannya. Bab Rufi’a ash-Shaut bi al-Adzan. Juz 1, hal 142. No 516.
- Tirmidzi dalam Sunanya. Bab Fii Man Yasyukku
Fii az-Ziyadah wa an-Nuqshan. Juz 2, hal 244. No 397.
- An-Nasai dalam as-Sunan al-Kubro. At-Taharri. Juz 2, hal 56. No 1177.
- Ibn Khuzaimah dalam Shahihnya. Bab Dzikru al-Mushalli Yasyukku Fii Shalatihi... Juz 2, hal 109. No 1020.
- Ibn Hibban dalam Shahihnya. Dzikru al-Khobari al-Mudhidhi Qoula man Za’ama
Anna Amro an-Nabi Saw... Juz 1, hal 193. No 16.
- Thabrani dalam al-Mu’jam al-Ausath. Min Ismuhu Abdullah. Juz 4, hal 350. No 4402.
- Daraquthni dalam Sunannya. Bab Idbar asy-Syaithan Min Sama’i al-Adzan wa
Sajdatayi as-Sahwi qobla as-Salam. Juz 2, hal 207. No 1404.
- Baihaqi dalam Sunan al-Kubro. Bab at-Targhib fi al-Adzan. Juz 1, hal 634. No 2033.
Derajat Hadits: Shahih.
Pesan-Pesan Hadits:
- Syaitan takut dengan suara adzan dan iqomat, jika mendengar keduanya ia akan lari menjauh.
- Seseorang yang sedang sholat tidak luput dari gangguan syaitan.
- Syaitan membisikkan sesuatu ke dalam hati seorang hamba ketika sholat sebagai gangguan agar tidak khusyu saat menunaikan sholat (was-wasah).
- Disyariatkan sujud syahwi jika seseorang lupa akan jumlah rokaat yang telah ia kerjakan.
18. Seri 40 Hadits: Syaitan Mengganggu Sholat