Minggu, 07 Juni 2020

17. Seri 40 Hadits: Tipudaya Syaitan Atas Akal Manusia

3034- حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي الشَّيْطَانُ أَحَدَكُمْ فَيَقُولُ مَنْ خَلَقَ كَذَا مَنْ خَلَقَ كَذَا حَتَّى يَقُولَ مَنْ خَلَقَ رَبَّكَ فَإِذَا بَلَغَهُ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ وَلْيَنْتَهِ

Telah bercerita kepada kami Yahya bin Bukair telah bercerita kepada kami Al Laits dari 'Uqail dari Ibnu Syihab berkata telah mengabarkan kepadaku 'Urwah bin Az Zubair, berkata Abu Hurairah radliallahu 'anhu; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Syetan senantiasa mendatangi salah seorang dari kalian seraya berkata; siapa yang menciptakan ini dan siapa yang menciptakan itu hingga akhirnya dia bertanya 'Lantas siapa yang menciptakan Tuhanmu?. Bila sudah sampai seperti itu maka hendaklah dia meminta perlindungan kepada Allah dan menghentikannya". (HR. Bukhari)

Takhrij Hadits:

  1. Ahmad dalam Musnadnya. Musnad Abi Hurairoh r.a. Juz 14, hal 109. No 8376.
  2. Muslim dalam Shahihnya. Bab Bayan al-Waswasah fi al-Iman Wa Maa Yaquluhu Man Wajadaha. Juz 1, hal 120. No 134.
  3. Abu Dawud dalam Sunannya. Bab fi Al-Jahmiyyah. Juz 4, hal 231. No 4721.
  4. Ad-Darimi dalam Ar-Ruddu ‘Ala al-Jahmiyyah. Muqaddimah Alhamdulillah Alladzi Lahu Maa Fi as-Samawati wa Ma Fi al-Ardh... Juz 1, hal 27. No 26.
  5. An-Nasai dalam Sunan Al-Kubro. Al-Waswasah wa Dzikru Ikhtilaf Alfadzh an-Naqolain... Juz 9, hal 246. No 10423.
  6. Ibn Hibban dalam Shahihnya. Dzikru al-Ikhbar ‘An Khoudzi an-Nas fii al-Ughluthati...., juz 15, hal 117. No 6722.
  7. Thabrani dalam Ad-Du’a. Bab al-Qoulu ‘Inda Waswasah ash-Shadr. Juz 1, hal 379. No 1265.

Derajat Hadits: Shahih.

 

Pesan-Pesan Hadits:

  1. Akal fikiran manusia adalah salah satu sarana utama syaitan mencelakakan manusia dengan melakukan tipudaya atasnya.
  2. Manusia dilarang untuk mempertanyakan dzat dan segala macam tentang Allah sehingga membuat dirinya ragu akan kebenaran Tuhan.
  3. Ilmu kalam ada batasannya.


0 komentar:

Posting Komentar