Minggu, 07 Juni 2020

19. Seri 40 Hadits: Tempat Berdiam Syaitan dalam Diri Manusia

3052- حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمْزَةَ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي حَازِمٍ عَنْ يَزِيدَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أُرَاهُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثًا فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ

Telah bercerita kepadaku Ibrahim bin Hamzah berkata telah bercerita kepadaku Ibnu Abi Hazim dari Yazid dari Muhammad bin Ibrahim dari 'Isa binThalhah dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika terbangun, seingatku beliau bersabda; seseorang dari kalian, dari tidurnya hendaklah dia berwudlu' dan beristinsyar (memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya) karena setan tidur pada batang hidung orang itu". (HR. Bukhari)


Takhrij Hadits:

  1. Ahmad dalam Musnadnya. Musnad Abi Hurairoh r.a. Juz 14, hal 270. No 8622.
  2. Muslim dalam Shahihnya. Bab Al-itar fi al-Istintsar wa al-Istijmar. Juz 1, hal 212. No 238.
  3. An-Nasai dalam as-Sunan al-Kubro. Bikam Yastantsir. Juz 1, hal 109. No 96.
  4. Ibn Khuzaimah dalam Shahihnya. Bab al-Amr bi al-Istinsyaq ‘Inda al-Istiqodhi min an-Naum... Juz 1, hal 77. No 149.
  5. Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubro. Bab Sunnah at-Takrir Fi al-Madhmadhah wa al-Isytinsyaq. Juz 1, hal 82. No 226.

Derajat Hadits: Shahih.

 

Pesan-Pesan Hadits:

  1. Lubang hidung adalah satu dari beberapa lubang dalam tubuh seseorang yang dijadikan tempat tidur syaitan.
  2. Disunnahkan jika seorang terbangun dari tidur untuk berwudhu dan beristinsyar.
  3. Rasulullah Saw mencontohkan pola hidup sehat dan bersih melalui sunnah-sunnahnya.


0 komentar:

Posting Komentar